fbpx

Ingin Membeli Rumah Second? Cek Terlebih Dahulu 12 Poin Ini

Memiliki hunian sendiri adalah impian semua keluarga. Dengan memiliki rumah sendiri, kepastian tempat tinggal anda dan keluarga sudah ada di tangan. Membeli rumah second bisa jadi solusi untuk memiliki rumah baru. Asalkan anda telaten dalam hal mensurvei, bisa saja anda beruntung mendapatkan rumah bekas dengan kondisi dan harga yang bagus. Berikut adalah beberapa tips membeli rumah second ala Mimarplus.

tips membeli rumah second

Image Credit: pexels.com

Tips Membeli Rumah Second Agar Tetap Menguntungkan

Tantangan dalam membeli rumah second adalah harus lebih teliti dan memiliki kesabaran ekstra. Tidak hanya soal harga beli dan kondisi rumah, harus dipertimbangkan juga sejumlah pekerjaan rumah yang harus dilakukan pasca pembelian.

Agar tidak ada penyesalan di belakang, berikut beberapa tips membeli rumah second yang harus diperhatikan:

Buat Daftar Hal-hal yang Anda Harapkan Dari Sebuah Rumah

Daftar ini akan sangat subyektif, tergantung kebutuhan dan keinginan setiap orang atau keluarga. Tidak masalah, tidak ada benar atau salah. Mungkin anda mewajibkan ada dapur yang cantik, harus ada 3 kamar tidur, kamar mandi lebih dari 1, wajib ada gudang, atau yang lainnya. Daftar ini akan menjadi panduan anda dalam pencarian rumah.

12 tips membeli rumah second

Image Credit: pexels.com

Membeli Rumah Dari Pemilik Langsung

Tips membeli rumah second yang kedua adalah membelinya dari pemilik langsung (tidak melalui perantara) Ada baiknya anda dapat langsung berhubungan dengan pemilik rumah. Selain untuk memperoleh informasi yang lebih detil, harga jualnya pasti lebih murah karena tidak ada fee buat broker.

Namun jika terpaksa melalui jasa broker, pilihlah broker yang dapat dipercaya. Selain membantu dalam hal penawaran rumah, broker juga dapat membantu anda saat pengurusan dokumen jual beli rumah, bahkan proses KPR ke bank.

Tanyakan Usia Bangunan

Dengan mengetahui usia bangunan, anda dapat mengetahui risiko yang akan anda hadapi. Anggap saja klasifikasi usia bangunan ada 3, yaitu baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10-20 tahun), dan tua (lebih dari 20 tahun).

Tentu saja usia tidak otomatis menggambarkan kondisi bangunan, tergantung kualitas bahan bangunan, tipe struktur serta kualitas pengerjaan rumah tersebut. Dengan melakukan tips membeli rumah second yang satu ini, paling tidak Anda sudah mengantisipasi, bahwa semakin tua bangunan maka anda harus bersiap menyiapkan dana untuk merenovasi.

Lokasi Rumah

Lokasi rumah sangat penting untuk diperhatikan karena akan berakibat ke mobilitas harian anda di masa depan. Pertimbangkan jarak dan transportasi ke kantor anda. Kalau bisa cek lokasi rumah beberapa kali (pagi dan sore/malam) untuk memastikan soal waktu dan jarak tempuh.

Periksa Kondisi Rumah

Pada bagian tips membeli rumah second yang sati ini, Anda harus sangat teliti. Jika memungkinkan ajak teman yang mengerti soal bangunan untuk membantu pengecekan. Buat checklist agar lebih mudah dan tidak ada yang terlupa saat pengecekan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan:

– struktur dan pondasi rumah, adakah retak-retak di dinding, kolom, dan balok

– lantai, adakah retak pada lantai atau penurunan

– dinding dan plafon, adakah flek bekas rembesan air tanah atau hujan

– struktur atap, bagaiman kondisi genteng, adakah kebocoran pada talang

– periksa kusen, jendela, pintu, adakah serangan rayap atau kerusakan pada saat membuka dan menutup

– periksa jaringan listrik PLN

– cek kualitas air, pakai PDAM atau sumur

– rasakan kondiri ruangan, terasa segar, lembab, atau malah gerah?

– cek peralatan terkait air, di dapur, kamar mandi, adakah kebocoran

– periksa apakah ada tanda-tanda bekas banjir

– cek jalur pembuangan WC dan air kotor

– cek jalur gas (jika ada)

Telitilah dalam memeriksa seluruh penjuru rumah. Hal sekecil apapun bisa jadi petunjuk ada saluran atau instalasi yang tidak beres. Tanyakan pada pemilik rumah, anda bisa minta diperbaiki terlebih dahulu atau minta pengurangan harga.

Cek Tagihan Terakhir

Pastikan tidak ada tunggakan tagihan yang masih jadi tanggung jawab pemilik rumah lama. Minta kopi pembayaran tagihan rutin seperti listrik, air, internet, dll 3 bulan terakhir untuk memastikan tidak ada tagihan yang tidak masuk akal datang di masa depan.

perencanaan sebelum membeli rumah second

Image Credit: pexels.com

Cek Lingkungan Sekitar Rumah

Berkenalan dan mengobrol dengan tetangga kanan/kiri atau depan akan sangat bermanfaat. Coba dapatkan informasi mengenai kondisi di sekitar rumah dan lingkungan. Bagaimana aksesnya, keamanannya, fasilitasnya, atau apakah rawan banjir.

Cek Kelengkapan Dokumen

Periksa keaslian sertifikat rumah (SHM), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti bayar Pajak Bumi Bangunan (PBB), kemudian lakukan pengecekan ke instansi terkait.

Cek Harga

Cari informasi sebanyak-banyaknya soal harga pasaran di daerah itu, sehingga dapat memberikan penawaran sewajarnya. Terutama jika niatnya akan dijual kembali.

Luangkan Waktu Seminggu Untuk Berpikir

Manfaatkan waktu ini untuk membandingkan dengan properti lain yang anda taksir sebelum memutuskan dan mengajukan penawaran. Ingat, pertimbangkan plus minusnya dengan properti lain. Kalau perlu sambangi kembali rumah untuk memantapkan hati. Membeli rumah adalah keputusan yang serius karena rumah itu akan bersama anda dalam waktu yang cukup lama.

Lakukan Penawaran & Bayar Uang Muka Sebagai Tanda Jadi

Jika keputusan sudah mantap, tips membeli rumah second yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menawar dan membayar uang muka. Cobalah untuk memberikan penawaran dengan cara yang elegan. Buat penjual menghargai anda, anda juga menghargai penjual. Jangan sampai transaksi gagal hanya karena ketidaksukaan pribadi.

Segera bayar uang tanda jadi jika harga sudah deal, sebagai pengikat karena tidak ada yang pasti di dunia ini. Bahkan penjual pun bisa berubah pikiran.

Pilih Notaris & PPAT yang Terpercaya

Biasanya dalam transaksi pembelian rumah secara tunai, notaris dan PPAT dipilih dan dibayar sepenuhnya oleh pembeli. Sebaiknya anda meminta referensi dari relasi agar lebih terpercaya.

Agar lebih mudah, pilih notaris dan PPAT yang sama dan beroperasi di wilayah rumah tersebut.

Itulah 12 tips membeli rumah second agar tak mengalami kerugian. Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk hunting rumah second? Untuk renovasi pasca pembelian anda dapat bekerja sama dengan arsitek dan kontraktor dari “Konsultan Ruang Mimar+” agar rumah impian anda dapat terwujud.

Happy hunting!

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat